Indonesia Targetkan Open Source 300 ribu

Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) mengagendakan tahun depan akan mensosialisasikan software legal open source, secara khusus untuk departemen-departemen dan tidak tanggung-tanggung sampai menyeluruh, dari departemen pemerintahan sampai masyarakat luas. Sampai-sampai menargetkan 300 ribu pengguna open source akan dicapai pada tahun 2010.

Dari workshop di Tangerang, Banten yang bertajuk “Workshop on Open Source”,  Deputi Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Ristek), Carunia Mulya Firdausy mengatakan bahwa Indonesia merupakan pionir bagi Gerakan Open Source Software(OSS) dan Gerakan Go Open Source (IGOS) sehingga negara tetangga seperti Laos, Myanmar, Vietnam, dan Kamboja turut andil dalam menyukseskan Asean Go Open Source. 

Target yang diharapkan oleh Indonesia sendiri, seperti yang dikutip dari Investory Daily (Salma, IR., Kamis 8/11/07) sebanyak 300 ribu orang pengguna open source pada tahun 2010. Mulai tahun 2008 mendatang Kementerian Ristek akan mensosialisasikan penggunaan OSS ini, khususnya pada instansi pemerintahan. Untuk sosialisasikan ke masyarakat umum dilakukan oleh 13 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. 

Sebagai perbandingan semangat Go Open Source, Vietnam sendiri menargetkan pengguna software tersebut bisa mencapai 50% pada tahun 2010. Langkah kongkrit dilakukan Vietnam untuk mensosialisasikan penggunaan OSS ini melalui media elektronik, seperti pada penayangan iklan konsumsi masyarakat. 

Target yang harus dicapai juga dipengaruhi tingkat kualitas dari OSS itu sendiri. Mengapa demikian? Jika kualitas OSS masih dibawah standar, maka para pengguna software ilegal tidak akan beralih pada OSS. Dengan demikian tingkat pembajakan pun tidak akan berkurang.

Published in: on November 22, 2007 at 3:34 am Leave a Comment
Tags: , ,

The URI to TrackBack this entry is: http://asih1705.wordpress.com/2007/11/22/indonesia-targetkan-open-source-300-ribu/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.